Langsung ke konten utama

Postingan

[Pendapat-Ku] Zaman Provokatif (Bagian 1)

Banyak hal yang terjadi yang menjadi dasar dari tulisannya. Sedikit kegelisan dan kebingungan seorang mahasiswi tingkat pertama yang lelah dengan doktrin-doktrin dari berbagai penjuru. -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Aku sendiri tidak tahu, apa karena aku seorang burung yang baru keluar dari sangkar sehingga aku kaget melihat luas dan tingginya langit, aku merasa takut dan merinding melihat keadaan lingkunganku sekarang. Berbagai sisi lingkunganku seolah tidak dapat terbendung dalam menerima berbagai pendapat dan asumsi yang belum tentu dapat terbukti kebenarannya. Ya memang demikian, tidak dapat dikatakan benar atau salah semua pendapat itu abu-abu, bahkan tak jelas warnanya apa. Namun, terkadang hal tersebut banyak pendukungnya, banyak yang membesar-besarkannya. Aku setuju dengan pendapat salah satu temanku, kita berada di zaman dikit-dikit viral. Bagiku zaman ini bukan hanya sekedar...

[Journey to the West] THINGS ABOUT ME

Menjadi seseorang yang ingin keluar dari zona aman, zona aman bukan zona nyaman. Sebab, aku ingin selalu berada disini bukan karena aku nyaman tetapi ku takut menjadi tidak aman dan mengacaukan keamanan yang selama ini aku rasakan. Mencari zona nyaman nyatanya tak mudah, hingga kini perjalananku masih terus berlanjut mencari zona baru yang membuatku merasa nyaman. Banyak orang yang bilang ia ingin keluar dari zona nyamannya, ingin mencoba hal-hal baru di luar kebiasaannya. Entahlah, apakah benar sebelumnya mereka ada di zona nyaman atau di zona aman ? Sebab, apabila mereka nyaman mengapa harus mencari lagi ? Mungkin itu hanyalah perbedaan istilah saja, tapi bagiku hal tersebut berbeda dan memberikan dampak yang luar biasa. Aku terus mencari, terus mencari mana zona nyamanku, sebab selama hidupku aku rasa aku hanya menjadi si gadis tengah saja, fluktuatif, dan labil. Ya mungkin sebagian manusia sama sepertiku, gadis-gadis di usiaku sama sepertiku masih mencari-cari zona nyaman ...

[Interest] The Vitruvian Man by Leonardo Da Vinci

Berbicara soal karya seni, sejujurnya aku bukanlah orang yang terlalu paham mengenai karya seni, atau hal-hal di dalamnya. Tetapi, saat sebuah karya seni memengaruhi dunia ke depannya, aku rasa hal yang menarik untuk di bahas. Kali ini, akan dibahas mengenai karya dari maestro terkenal Leonardo Da Vinci, seorang seniman sekaligus ilmuwan dimana teori-teorinya memengaruhi dunia. Salah satu lukisannya yang terkenal hingga kini adalah lukisan wanita cantik Monalisa. Tapi, kali ini yang akan kutulis adalah mengenai mahakaryanya yang lain, yakni lukisan The Vitruvian Man. Nama Vitruvian berasal dari nama seorang arsitek dan insinyur militer Romawi, Markus Vitruvius Pollio yang menurut informasi hidup sekitar 100 tahun sebelum masehi. Berbagai buku yang ditulisnya adalah buku-buku mengenai arsitektur. Rupanya, seorang Vitruvius ini menjadi inspirasi Da Vinci dalam menciptakan karyanya. Apa hubungan Vitruvian Man dan Vitruvius ? Yang mendasari seorang Leonardo Da Vinci, menggun...

[Thoughts] Semrawut Jalan Bikin Semrawut Hati

Entah aku juga merasa ga paham apa yang telah mengilhami aku untuk menulis ini. Tapi aku semacam udah gerah aja ngeliat semua kesemrawutan jalanan, tapi juga bikin hati para pengguna jalan juga jadi semrawut. Oke jadi aku mau cerita sedikit. Kemarin sepulang kuliah dari UPI Bandung ke Margahayu Kopo aku bawa motor, dan kayanya semua orang Bandung udah tau jikalau jalanan Kopo adalah langganan macet banget everytime I think. Lalu, tiba-tiba ada salah seorang pengguna motor yang naik ke semacam trotoar gitu dimana trotoar itu merupakan jalan ke sebuah kompleks perumahan. Dan, tiba-tiba ada pengguna motor lain yang mau menuju kompleks itu daan.... tabrakanlah mereka. Tabrakannya bisa dibilang ngga parah sih (ngga maksud meremehkan yang kecil). Aku bilang ngga parah karena ya satu sama lain ga saling jatuh, cuma mungkin motornya aja yang lecet-lecet. Tapi, mereka saling melontarkan kata-kata kasar tanda mereka marah. Ada yang bilang “an****” bahkan sampai “gob***”, dan bahkan kalau ja...

[selingan] Karakteristik Guru Efektif dalam Perspektif Psikologi Pendidikan

Karakteristik Guru Efektif dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Guru dan pendidikan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Guru adalah jembatan dalam pendidikan agar pendidikan dapat tersampaikan dengan baik. Menurut undang-undang nomor 14 tahun 2005 pasal 1 ayat 1 tentang guru dan dosen, guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru sebagai pengajar dipandang sebagai expert , sebagai ahli dalam bidang ilmu yang diajarkannya. Guru adalah sentral atau pusat yang menjadi panutan bagi para siswanya, sehingga guru harus memberikan teladan yang baik dan pendidikan yang tepat karena segala tingkah lakunya sering kali dicontoh oleh siswa. Guru dipandang sebagai contoh nyata manifestasi nilai yang ada dalam masyarakat. Menjadi seorang guru bukan hanya bertindak sebagai pengajar, namu...

[THIS IS MY CHOSEN ONE] Prolog

Pendidikan Luar Biasa, yang sekarang orang-orang di UPI mengenalnya dengan Pendidikan Khusus. Even tbh, aku lebih senang dengan nama Pendidikan Luar Biasa. Selain lebih mudah orang untuk mendeteksinya, namanya juga bisa memotivasi orang-orang di dalamnya menjadi orang yang luar biasa. Cause you are extra-ordinary people. Saat aku menjatuhkan hati pada Pendidikan Khusus (PKh), bukanlah hal yang mudah mengatasi gejolak batin, bukanlah hal yang mudah mengalahkan semacam rasa yang mendekati gengsi, dan bukanlah hal yang mudah meyakinkan mereka-mereka yang katanya mencintaiku tapi tidak mencintai pilihanku. Saat datang ke sekolah dan ditanya oleh ‘mereka’ aku lolos SNMPTN di jurusan apa dan dimana mereka semua berubah air mukanya. “oh kirain teh jadi Teknik Kimia” “kenapa ga ambil FMIPA aja” “padahal kalau masuk UN*AD jurusan A atau B kamu masuk kayanya” (padahal belum tentu) And many mor-e-e-e-e-e. Belum lagi pembicaraan mereka yang katanya teman orang tuaku tapi seolah seng...